Takalar LS - Konsekwensi pemblokiran legowo diterima seorang jurnalis di Kabupaten Takalar saat menanyakan lambannya pencairan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).
Hal tersebut menguat setelah pihak yang di blokir nomornya (wartawan red.) mengungkap peristiwa yang dialaminya.
"Saya hanya menanyakan pencairan dana BOS salah satu sekolah dan bukannya di jawab, tapi nomor saya di blokir," papar wartawan di salah satu warkop Alun Alun Makkatang Daeng Sibali, Senin (20/4).
Pemblokiran nomor tersebut menuai tanya, ada apa Plt. Kadis Pendidikan dengan pencairan dana BOS.
"Andai keseluruhan sekolah mengalami keterlambatan pencairan itu tak masalah, tapi ini hanya satu sekolah yang sama sekali tidak mau dicairkan tanpa menjelaskan masalahnya," tuturnya. (tang/rd)