Takalar LS - Masyarakat Desa Laikang membersamai mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Masyarakat dan Mahasiswa Lintas Laikang (APPAMALLA) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD, Selasa (28/4).
Sebelum mereka turun ke jalan, aksi penyegelan Kantor Desa Laikang dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap Kepala Desa yang dinilai berkhianat pada kepentingan rakyat.
Aksi ini bukan tanpa alasan, Massa menduga Kepala Desa Laikang bermain mata dengan pihak perusahaan, memuluskan rencana pembangunan kawasan industri dan pelabuhan tanpa transparansi dan tanpa persetujuan masyarakat. "Ini bukan lagi kelalaian, tapi pengkhianatan terhadap rakyat," teriaknya.
Para Pengunras meneriakkan kalau Kepala desa diduga kuat berpihak pada pemodal dan mengorbankan warganya sendiri.
Aksi ini berkaitan pembangunan kawasan industri dan pelabuhan di Desa Laikang yang prosesnya dinilai berjalan cacat secara demokrasi, karena tidak adanya keterbukaan informasi dan pelibatan masyarakat secara bermakna.
Koordinator Lapangan, Dirman, bersama Jenderal Lapangan, Anto Manjarreki, menyampaikan tuntutan keras, Tolak total pembangunan kawasan industri dan pelabuhan di Desa Laikang. (wf/rd)