" Bukan di tutup, hanya bergeser 10 meter kekiri"
TAKALAR - Hal tersebut disampaikan Andi Gunawan (Kominfo red.) sebagai bentuk klarifikasi melalui tulisan di group WhatsApp Takalar terhadap pintu pagar rumah sakit yang terakses ke Masjid.
pintu pagar yang punya akses langsung dengan masjid ditutupKata Gunawan, pihak rumah sakit fungsikan gerbang yang ada agar ada palang parkir digital dan setiap waktu jumat dibukaji juga.Itupun dilakukan agar parkir lebih rapi dan tertib. "Buktinya kalau jumat terbukaji," tulisnya enteng.
Artinya, pihak rumah sakit melalui Andi Gunawan di Kominfo hanya melihat satu sisi dari penutupan tersebut, dimana lebih fokus pada parkiran tanpa menjelaskan fungsi masjid itu sendiri.
Dikabarkan sebelumnya, penutupan akses masuk pagar menuju masjid di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Padjonga Daeng Ngalle (HPDN) Takalar menuai tanya. Warga sekitar yang rutin menunaikan salat berjamaah di masjid tersebut beranggapan adanya larangan berjamaah di Masjid HPDN.
Sejumlah masyarakat mengaku kecewa dengan penutupan akses masuk menuju masjid. Kondisi tersebut bahkan menjadi perbincangan di kalangan warga yang selama ini menjadikan masjid RSUD HPDN sebagai salah satu tempat untuk melaksanakan ibadah. (yul/red)